Semua Bisa Menjadi Pahlawan

Oleh Dr. H. Budi Suhardiman, M.Pd.

Majalah Kadoega digital di bulan Novemeber ini sudah memasuki edisi kedua. Edisi kali ini bertepatan dengan hari pahlawan nasional. Pada hari pahlawan tahun ini SMPN 2 Garut mengadakan beragam kegiatan, di antaranya lomba literasi, deklarasi anti perundungan, launching buku karya siswa dan guru, launching kanal Podcast di Doega Channel, dan apresiasi kepada siswa/guru berprestasi.

Peringatan hari pahlawan di SMPN 2 Garut diawali dengan upacara/apel pagi guru-guru. Pada apel itu diuraikan perjuangan KH. Mustofa Kamil, pejuang asal Garut yang ikut bertempur di Surabaya dengan Bung Tomo pada tahun 1945.  Beliau gugur di daerah Gedangan, Sidoarjo. KH. Mustofa Kamil walaupun belum resmi menjadi pahlawan nasional, namun perjuangannya luar biasa dalam upaya merebut dan mempertahankan kemerdekaan RI.

Kata pahlawan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), dimaknai sebagai orang yang menonjol karena keberanian dan pengorbanannya dalam membela kebenaran, pejuang yang gagah berani. Berdasarkan pengertian ini, semua bisa menjadi pahlawan. Syaratnya yaitu memiliki sifat menonjol karena keberanian dan pengorbanannya dalam membela kebenaran. Seseorang yang berjuang untuk kebaikan dan kepentingan umum bisa dikatakan pahlawan. Bahkan orang yang berprestasi mengharumkan nama baik negara atau wilayah yang lingkupnya kecil bisa dikatakan pahlawan. Siswa, guru, tenaga kependidikan yang sudah mengharumkan nama baik sekolah bisa dikatakan pahlawan. Jadi semuanya bisa menjadi pahlawan.

Selamat hari pahlawan nasional, 10 November 2021!

BUS***

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *